• Contact
  • Home
  • Home
Rabu, April 15, 2026
  • Login
rekam24bogor
  • Rekam24.com
  • Rekam24bekasi.com
No Result
View All Result
  • Rekam24.com
  • Rekam24bekasi.com
No Result
View All Result
rekam24bogor
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Tinggal Dekat Pusat Pemerintahan, Warga Kabupaten Bogor Selalu Was Was Saat Tidur

Ia pun mengungkapkan pernah beberapa kali melakukan berbagai upaya mulai dari melapor ke kelurahan, kecamatan, hingga mengirim pesan langsung (DM) ke berbagai akun resmi pemerintah. Namun, hingga kini, ia belum mengetahui kejelasan tindak lanjutnya.

Rekam24Bogor by Rekam24Bogor
2 Desember 2025
in Berita Terkini, Uncategorized
0
Tinggal Dekat Pusat Pemerintahan, Warga Kabupaten Bogor Selalu Was Was Saat Tidur
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Rekam24Bogor.com, Cibinong, Kabupaten Bogor – Di Tengah pesatnya pembangunan di pusat pemerintahan Kabupaten Bogor masih ada warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.

Atap bilik yang terkelupas bisa saja runtuh seketika. Tinggal bersama kedua orangtuanya yang sudah sepuh, Warga, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Luthfi Muhtadi mengaku sering khawatir dan was was saat malam tiba.

RELATED POSTS

Kericuhan Sejumlah Warga Penukaran Uang di Balai Kota Bogor, Warga Mengaku Kecewa dan Menangis

Gerakan Pasar Murah di Bogor, Polda Jabar Pastikan Stabilitas Harga Terjaga

Terlebih saat ini tengah masuk musim penghujan.

Bukan tak ingin memperbaiki rumahnya, namun apa daya, keuangannya hanya cukup untuk makan satu hari sekali.

Ia pun mengungkapkan pernah beberapa kali melakukan berbagai upaya mulai dari melapor ke kelurahan, kecamatan, hingga mengirim pesan langsung (DM) ke berbagai akun resmi pemerintah. Namun, hingga kini, ia belum mengetahui kejelasan tindak lanjutnya.

Menurut Luthfi, pengajuan perbaikan rumah sebelumnya sudah ia sampaikan sejak 3 November 2025. Ia bahkan mengaku telah melapor ke Pemprov Jawa Barat serta mengirimkan foto kondisi rumahnya.

“Di Kabupaten Bogor saya dipersulit. Saya sudah laporan dan data sudah masuk, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut jelas,” ujarnya.

Ia menceritakan bahwa sebagian akun resmi pemerintah daerah sempat merespons, namun hanya sebatas meminta data KTP dan KK melalui WhatsApp. Setelah itu, komunikasi terputus.

“Pemkab hanya sebatas WA aja. Setelah itu hilang. Bahkan akun Lapor Pak Bupati juga sekarang tidak bisa dihubungi,” keluhnya.

Luthfi juga mengungkap bahwa kondisi rumah yang ia tempati bersama istri, anak, serta kedua orang tua sudah semakin parah. Bagian belakang rumah kerap mengalami kebocoran saat hujan, bahkan pernah terendam banjir hingga setinggi mata kaki. Tidak adanya tanggul dan pondasi membuat air dari bagian atas perumahan langsung mengalir masuk.

“Kalau hujan saya nggak bisa tidur. Takut banjir, takut rumah ambruk,” ujarnya.

Selain banjir, Luthfi menyebut pernah ditemukan ular hitam masuk ke rumah sehingga membahayakan penghuni. Ia mengaku kondisi rumah seperti ini telah berlangsung sejak awal pernikahannya, dan menjadi semakin parah dalam tiga tahun terakhir.

“Saya cuma ingin rumah yang layak huni untuk keluarga. Anak, istri, ibu tua bisa tidur nyenyak,” ungkapnya.

Luthfi mengaku mulai berani speak up setelah melihat banyak masyarakat lain di media sosial yang menyampaikan keluhan serupa. Ia juga menyoroti fokus pemerintah daerah yang menurutnya terlalu sering menonjolkan kegiatan Car Free Day (CFD).

“Saya sering komen di Instagram Bupati. Jangan ngurusin CFD mulu, masyarakat yang butuh bantuan juga harus diperhatikan. Kayaknya harus viral dulu baru ada tindak lanjut,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah mencontoh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dinilainya lebih cepat merespons aduan masyarakat. Luthfi juga meminta agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.

“Coba cek lagi kondisi rumah warga, layak atau nggak. Jangan cuma program CFD yang ditonjolkan. Masyarakat kecil juga perlu diperhatikan,” ujarnya.

Di tengah pendapatan keluarga yang tidak menentu dan kondisi rumah yang memprihatinkan, Luthfi berharap ada kepastian dari pemerintah mengenai pengajuan perbaikan rumahnya.

“Jangan dipersulit prosesnya. Kalau bisa, lebih peka terhadap masyarakat tidak mampu, termasuk kami para disabilitas,” tutupnya.

Post Views: 74
Tags: berita bogorBogorkabupaten bogorrekam 24 bogorrekam24bogorRtlh kabupaten bogorrumah tidak layak huni kabupaten bogorviral bogor
ShareTweetShare
Rekam24Bogor

Rekam24Bogor

Related Posts

Kericuhan Sejumlah Warga Penukaran Uang di Balai Kota Bogor, Warga Mengaku Kecewa dan Menangis

Kericuhan Sejumlah Warga Penukaran Uang di Balai Kota Bogor, Warga Mengaku Kecewa dan Menangis

by Rekam24Bogor
12 Maret 2026
0

Rekam24Bogor.com, Bogor - Proses penukaran uang baru untuk kebutuhan Lebaran di area Balai Kota Bogor diwarnai kericuhan dan kekecewaan mendalam...

Gerakan Pasar Murah di Bogor, Polda Jabar Pastikan Stabilitas Harga Terjaga

Gerakan Pasar Murah di Bogor, Polda Jabar Pastikan Stabilitas Harga Terjaga

by Rekam24Bogor
12 Maret 2026
0

Rekam24Bogor.com, Kota Bogor - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mendampingi Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Adi Vivid A. Bachtiar,...

Senyum Ceria Anak Yatim Ditemani Wali Kota Dedie Rachim Belanja

Senyum Ceria Anak Yatim Ditemani Wali Kota Dedie Rachim Belanja

by Rekam24Bogor
11 Maret 2026
0

Rekam24Bogor.com, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mendampingi anak-anak dari kalangan dhuafa Kota Bogor berbelanja baju baru di Ada Swalayan,...

Ganti Oli Gratis Di Polresta Bogor Kota, Ojol Senyum Senang Lebaran Motor Ngacir

Ganti Oli Gratis Di Polresta Bogor Kota, Ojol Senyum Senang Lebaran Motor Ngacir

by Rekam24Bogor
11 Maret 2026
0

Rekam 24Bogor.com, Bogor - Polres Kota Bogor memberikan pelayanan ganti oli dan cek rem gratis bagi ratusan pengemudi ojek online...

Polresta Bogor Kota Buka Penitipan Kendaraan Gratis dan Amanma

Polresta Bogor Kota Buka Penitipan Kendaraan Gratis dan Amanma

by Rekam24Bogor
11 Maret 2026
0

Rekam24Bogor.com, Bogor - Polresta Kota Bogor melaksanakan Rapat Rakor Lintas Sektoral bersama TNI dan seluruh bisnis stakeholder terkait tentang persiapan...

Next Post
Birokrasi Yang Melayani Jembatan Penghubung Mewujudkan Mimpi dan Harapan Warga

Birokrasi Yang Melayani Jembatan Penghubung Mewujudkan Mimpi dan Harapan Warga

Viral, Seorang Sampaikan Surat Terbuka Atas Dugaan Slingkuh ASN Pemkab Bogor.

Viral, Seorang Sampaikan Surat Terbuka Atas Dugaan Slingkuh ASN Pemkab Bogor.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Kericuhan Sejumlah Warga Penukaran Uang di Balai Kota Bogor, Warga Mengaku Kecewa dan Menangis

Kericuhan Sejumlah Warga Penukaran Uang di Balai Kota Bogor, Warga Mengaku Kecewa dan Menangis

12 Maret 2026
Gerakan Pasar Murah di Bogor, Polda Jabar Pastikan Stabilitas Harga Terjaga

Gerakan Pasar Murah di Bogor, Polda Jabar Pastikan Stabilitas Harga Terjaga

12 Maret 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • TJ Akan Perpanjang Rute TransJabodetabek Dari Bogor Ke Jakarta

    TJ Akan Perpanjang Rute TransJabodetabek Dari Bogor Ke Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tembok Tinggi Menjulang Di Batas Kali Kecil Tanah Sareal, PUPR dan Satpol PP Turunkan Tim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zihan dan Zakki Pemaran Qorin 2 Sapa Penggemar, Bocorkan Soal Film

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atap Bocor dan Seng Rawan Tertiup Angin, JPO Terminal Baranangsiang Memprihatinkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Badan Keuangan dan Aset Kota Bogor Alokasikan Rp.73 Juta Belanja Sembako dan Kue Untuk Sambut Tamu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
rekam24bogor

  • Contact
  • Home
  • Home

© 2025 Rekam24Bogor

No Result
View All Result
  • Rekam24.com
  • Rekam24bekasi.com

© 2025 Rekam24Bogor

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In