Rekam24Bogor.com, Bogor Tengah, Kota Bogor – Alokasi anggaran untuk makan-minum, natura dan natura pakan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah di Indonesia sedang menjadi sorotan.
Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebutkan ada pemerintah daerah provinsi yang mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar sehari untuk makan minum.
Menurutnya APBD Provinsi menjadi ranah kementerian untuk dievaluasi sementata untuk daerah di evaluasi oleh gubernur.
Mengenai temuan tersebut Kementerian Dalam Negeri diminta untuk menyisir kembali seluruh alokasi APBD.
Sementara itu di Kota Bogor dilihat dari rincian APBD 2026 alokasi anggaran makan minum, jamuan tamu, makan minum rapat, makan minum aktivitas lapangan dan tembus sekitar Rp.25 miliar dari APBD Kota Bogor untuk 1 tahun anggaran.
Belum diketahui secara rinci berapa perangkat daerah yang mengalokasikan anggaran tersebut.
Saat dikonfirmasi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor Lia Kania Dewi mengatakan bahwa Pemkot Bogor telah melakukan efisiensi.
Meski demikian Lia yang baru menjabat dua hari ini akan kembali melakukan pengecekan
“Nanti saya lihat dulu yah.
Intinya efisiensi sudah dilakukan di seluruh perangkat daerah.
Anggaran Makan tamu rapat di sebagian besar perangkat daerah sudah tidak ada malah,” ujarnya.
Namun dilihat dari APBD Perubahan 2025 anggaran makan minum sempat dilakukan efisiensi di anggaran murni.
Namun kembali naik di anggaran perubahan.
Meski begitu ada juga yang mengalami pengurangan.
Berkaitan dengan data itu, Ia mengaku harus melihat secara detail terlebih dahulu










