Kabupaten Bogor – IPB University melalui penerbit IPB Press meluncurkan kajian berisi isu dan aksi di kawasan puncak dalam perspektif ekologi dan sosial
Kajian itu ditulis oleh Ernan Rustiadi, Arief Rahman, Siti Wulandari, dan Setyardi Pratika Mulya pada 2023 lalu.
Redaksi Rekam24Bogor.com merasa kajian ini penting untuk disebarluaskan agar menjadi kepedulian bersama tidak hanya dari dunia kampus, tapi juga unsur hexa helix yaitu masyarakat, akademisi/kampus, pemerintah, terutama para pengusaha.

Di Awal kajian ini dituliskan mencari jalan penyelamatan kawasan puncak yang merupakan catatan inisiatif dari dunia kampus.
Kepentingan kawasan puncak menjadi tragedy of the commons yang merupakan ruang bersama antar masyarakat lokal, pengusaha serta para pendatang hingga wisatawan
“Ruang bersama ini dalam perjalannya ditingkahi oleh gesekan antar penghuni dalam pemanfaatanya. pencaplokan lahan perkebunan, pembangunan villa,” dikutip dari buku Isu dan Aksi di kawasan Puncak dalam perspektif ekologi dan sosial di hal ix, Selasa (2/12/2025).
Bencana alam di wilayah Puncak terjadi saat banjir bandang di wilayah Desa Tugu Selatan Cisarua pada 19 Januari 2021
Sementara itu secara kumulatif sepanjang tahun 2016 – 2020 terjadi 151 kejadian bencana longsor yang sebaran lokasinya sebanyak 97 kejadian atau (64%) di Megamendung, 54 kejadian atau(36%) di Kecamatan Cisarua.
Dibanding dengan data pada periode 2011 – 2015 kejadian longsor di wilayah Cisarua dan Megamendung meningkat empat kali lipat.
Demikian pula dengan fenomena banjir yang frekuensinya mengalami peningkatan.
“Sebagai anggota dari sivitas akademik IPB University dan juga masyarakat Bogor maka sebagai konsekuensi moral, kami harus melakukan apa yang bisa dilakukan untuk berkontribusi terhadap apa yang disebut dengan penyelamatan puncak,”dikutip di hal X.
Sehingga semua pihak diajak untuk tidak hanya melakukan penanaman pohon secara simbolis, tetapi juga menyelamatkan lingkungan hidup secara nyata berkelanjutan dan konsisten untuk menjaga juga melakukan berbagai alternatif aksi sosial ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.










