Rekam24Bogor.com, KOTA BOGOR – Masyarakat Kota Bogor menilai kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim dan Jenal Muttaqin, cukup memuaskan dalam satu tahun masa kepemimpinan mereka.
Lembaga Survei Visi Nusantara (LS Vinus) merilis hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Dedie Rachim berada di angka 46,75 persen dalam kategori “cukup puas”. Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap Jenal Muttaqin tercatat sebesar 51,75 persen pada kategori yang sama.
Founder LS Vinus, Yusfitriadi, menjelaskan bahwa survei tersebut melibatkan 800 responden dan dilaksanakan pada 10–15 Februari 2026.
“Metode yang digunakan adalah wawancara langsung di lapangan dengan teknik cluster random sampling. Margin of error sebesar 4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen, menggunakan instrumen pertanyaan tertutup,” ujarnya.
Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 58,62 persen responden menyatakan masih cukup yakin terhadap kepemimpinan Dedie Rachim dan Jenal Muttaqin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor.
Terkait aspek keterbukaan informasi, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 62,13 persen. Sementara itu, akses masyarakat terhadap informasi program Pemerintah Kota Bogor berada di angka 59,63 persen.
Untuk komunikasi langsung wali kota melalui forum warga dan kegiatan blusukan, tingkat apresiasi masyarakat mencapai 47,75 persen. Adapun pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan maupun pengambilan keputusan tercatat sebesar 48,75 persen.
Di sisi lain, persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi di Kota Bogor menunjukkan hasil yang beragam. Sebanyak 1,50 persen responden menilai kondisi ekonomi sangat baik, 13,75 persen baik, 58,00 persen sedang, 22,88 persen buruk, dan 3,00 persen sangat buruk.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sebanyak 75,25 persen responden menilai tidak ada perubahan kondisi ekonomi. Sementara itu, 14,63 persen menyatakan kondisi lebih baik, 1,87 persen lebih baik secara signifikan, 3,58 persen menilai lebih buruk, dan 5,50 persen menyatakan jauh lebih buruk
Adapun penilaian terhadap kondisi pemerintahan Kota Bogor secara umum menunjukkan 1,75 persen responden menilai sangat baik, 17,13 persen baik, 59,97 persen sedang, 11,00 persen buruk, dan 2,00 persen sangat buruk.










