Rekam24Bogor.com, Klapanunggal, Kabupaten Bogor — Warga Perumahan Nirwana Residence, Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya, Senin, (5/1/2026)
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 20.00 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Polsek Klapanunggal Polres Bogor langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) di Perumahan Nirwana Residence Blok F11 Nomor 9 RT 004/012 Desa Bojong.
Kapolsek Klapanunggal, Iptu Gayuh Agrisukma, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika salah satu saksi berinisial JN berada di rumahnya di Blok F10 sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, JN dibangunkan oleh dua saksi lainnya, HM dan AL, yang merasa curiga karena lampu rumah korban berinisial KK belum menyala hingga malam hari.
Ketiga saksi kemudian mendatangi rumah korban dan melihat melalui jendela. Saat itu korban sudah terlihat dalam posisi tergantung menggunakan kain jarik,” ujar Iptu Gayuh.
Melihat kondisi tersebut, saksi langsung melaporkan kejadian itu kepada Ketua RW setempat. Tak lama kemudian, petugas Polsek Klapanunggal bersama Ketua RT, RW, serta pihak keluarga korban melakukan pengecekan ke dalam rumah.
“Hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kapolsek.
Dari keterangan pihak keluarga, korban diduga mengalami tekanan psikologis atau depresi. Hal ini dipicu oleh meninggalnya sang istri sekitar satu bulan yang lalu, yang diduga sangat memengaruhi kondisi kejiwaan korban.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan takdir dari Allah SWT. Keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan meminta agar jenazah segera dimakamkan.
“Keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” tutup Iptu Gayuh Agrisukma.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi kesehatan mental, terutama bagi mereka yang tengah mengalami duka mendalam. Aparat dan masyarakat diimbau untuk saling peduli serta segera melapor apabila melihat tanda-tanda gangguan psikologis di lingkungan sekitar.










